Apa sih Viral Marketing itu ?


Tidak ada definisi yang secara spesifik menjelaskannya, sebab program networking yang satu ini tergolong masih baru. Jangankan Viral Marketing, multi level marketing ( MLM ) saja masih banyak yang belum mengerti sama sekali. Para pakar marketing saja banyak yang belum mengerti dengan jelas mengenai bisnis networking. Bahkan mata kuliah pemasaran di kampus-kampus tidak pernah menyinggung pemasaran jaringan seperti ini. Tetapi yang pasti, Viral Marketing muncul dan berkembang seiring dengan kehadiran MLM dan internet itu sendiri yang dalam beberapa hal mirip MLM tetapi memiliki perbedaan tersendiri.

Apa perbedaannya dengan MLM?

Sebelum saya menjawab pertanyaan ini, saya ingin anda tahu terlebih dulu bahwa sejak dipergunakannya sistem pemasaran konvensional sampai ditemukannya sistem pemasaran Viral Marketing ini, sejarah penjualan atau pemasaran telah melewati beberapa terobosan strategi atau teknik dalam menjangkau konsumen.

Kita mengenal direct selling, cross selling, tele marketing dimana perusahaan mencari atau mendekati konsumen ( prospek ) hanya melalui telepon. Alasan dari semua ini yakni selain efisiensi ( menekan cost ) juga efektivitas ( menaikkan omset ). Kalau omset / laba tidak bisa dinaikkan, maka harus menekan cost dengan berbagai cara. Cara yang paling menyakitkan adalah PHK. Hal ini sering kita lihat dan bahkan sering kita rasakan sendiri. Ketika di PHK, orang-orang menjadi pusing dan mulailah muncul gejala-gejala atau gesekan-gesekan sosial yang sebenarnya tidak perlu. Dan uniknya, bisnis networking Viral Marketing paling tidak, bisa sedikit meredam gejala-gejala seperti ini.

Selain tele marketing, kita juga mengenal MGM, TOB, Mail Order, TV Shopping dan lain sebagainya hingga MLM, E-commerce, dan Viral Marketing. Setiap strategi penjualan yang telah saya sebutkan tadi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Mengapa tidak saya katakan “Sistem Penjualan”? Merujuk pada sistem yang dianjurkan oleh Robert T. Kiyosaki ( Rich Dad’s Advisor ) maka hanya penjualan networking ( dalam hal ini MLM dan Viral Marketing ) yang memenuhi persyaratan untuk dapat disebut sebagai sistem penjualan. Malahan Robert T. Kiyosaki dalam bukunya The Business School ( Gramedia : 2002 ) hanya sampai pada pembahasan MLM, dan tidak
sampai membahas secara mendalam mengenai Viral Marketing. Hal ini sangat wajar karena Viral Marketing ini baru muncul belakangan, bahkan setelah buku itu terbit.

Untuk memahami Viral Marketing dan perbedaannya dengan MLM, terlebih dulu kita harus memulainya dengan strategi penjualan MGM, MLM, E-commerce, baru kemudian Viral Marketing. Alasannya karena MGM sudah dapat dikatakan sebagai benih awal dari sebuah sistem networking yang melahirkan MLM dan Viral Marketing.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s