Bisakah anda berikan contoh sederhana dari program MGM ini?


Begini, katakanlah saya membuka usaha dengan berjualan bakso pangsit dengan merek SUKA SUKA. Setelah melihat bahwa usaha saya tersebut begitu maju, berkembang dan banyak pelanggannya, toh suatu saat tak tertutup kemungkinan saya akan berpikir, “Bagaimana jika ada orang lain membuka usaha yang sama meski dengan merek yang berbeda?” Tentu akan jadi ancaman bagi bisnis saya ini. Dan kenyataannya orang-orang mendirikan sebuah bisnis karena memang terinspirasi dari keberhasilan usahawan lainnya. Dalam rangka mengantisipasi kemungkinan ancaman dari persaingan ini, dan sebelum konsumen berpindah ke lain hati, maka saya bisa saja menjalankan MGM. Caranya dengan memberikan Reward kepada para pelanggan saya. Adapun aturan mainya adalah sbb : Jika setiap kali anda berhasil mengajak teman baru makan Bakso Pangsit disini, maka akan diberikan reward / bonus satu porsi bakso pangsit senilai Rp 2000,-. Karena rasa dan service yang saya tawarkan selama ini sudah memuaskan mereka, tentu mereka akan menganggap bahwa MGM justru merupakan bonus tersendiri. Dengan adanya bonus satu porsi bakso pangsit tersebut, maka akan menarik banyak orang kembali mengajak rekan-rekannya makan di tempat saya. Jika seorang bisa mengajak ( mereferensikan ) 20 orang dalam satu bulan, maka dirinya mendapat bonus 20 porsi bakso pangsit yang senilai Rp 40.000,-. Bagaimana jika saya katakan bahwa bonus 20 porsi bakso pangsit tadi bisa ditebus menjadi uang cash? Tentu ini akan semakin menarik bukan? Kapan lagi makan bisa mendapatkan uang bahkan makan gratis selamanya! Inilah yang akan melahirkan bisnis networking Viral Marketing. Jadi pada awalnya memang bermula dari MGM dulu, jadi saya harap anda memperhatikan baik-baik mengenai bisnis networking ini. Lalu bagaimana dengan saingan saya lainnya? Tentu mereka akan sangat sulit bertahan, dan akhirnya gulung tikar.

Terus bagaimana selanjutnya? Anda perhatikan bahwa perusahaan yang menjalankan MGM sebenarnya sudah memasuki atmosfer pemasaran jaringan itu sendiri. Sayangnya hanya menerapkan pemasaran jaringan satu level atau satu tingkat. Banyak yang tidak memikirkan lebih jauh mengenai bisnis jaringan ini sedemikian rupa meski mereka merasakan manfaat yang nyata dari system pemasaran jaringan MGM ini. Apa maksud anda hanya satu level atau satu tingkat? Begini, seperti contoh sebelumnya tadi, jika anda makan bakso pangsit ditempat saya, lalu berhasil mengajak si A, si B dan si C, maka anda hanya akan mendapatkan bonus 3 porsi bakso pangsit. Tapi begitu si A, si B dan si C besoknya dan seterusnya makan lagi ditempat saya, maka anda sudah tidak mendapatkan bonus lagi karena bonus hanya diberikan satu kali. Dan katakanlah kemudian si A, si B dan si C masing-masing berhasil mengajak si D, si E dan si F, tentu anda juga tidak akan mendapatkan bonus lagi, karena bukan ajakan anda secara langsung ( frontline ) melainkan si A, si B, dan si C yang mendapatkannya karena hasil ajakan atau referensi dari mereka. Tetapi di bisnis jaringan MLM dan Viral Marketing, kapanpun dan siapapun yang diajak oleh si A, si B, dan si C, maka anda tetap mendapatkan bonus. Sebab anda mendapatkan bonus bukan hanya dari frontline anda saja, melainkan juga dari downline anda.

Iklan

Penulis: awidiyar

Setiap hari berkutat dengan komputer, gadget dan internet. Berminat berbagi dan bekerja sama dengan siapa saja yang memiliki minat yang sama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s