Februari


Selamat ulang tahun yo ton…semoga sehat dan sukses…ditunggu makan-makannyo yo…

Kalimat diatas memang selalu menjadi kalimat yang terbiasa di dengar bila Feburari datang……………….

Bulan Februari bagi saya memang selalu menjadi ingatan, karena di bulan ini saya sebagai manusia terlahir ke dunia yang fana ini. Walaupun dalam hati menganggap bulan ini tidak terlalu penting..tapi banyak yang mengingatkan saya tentang istimewanya bulan ini, mulai dari istri, anak-anak, rekan kerja dan para sahabat.

Mungkin karena ini sudah menjadi kebiasaan ya… tapi tak apalah..semua bulan diciptakan oleh Allah SWT baik untuk semua umatnya.

Kembali ke bulan Februari tadi, biasanya kalu menjelang atau memasuki bulan ini, seantero jagat raya ini pasti akan ramai membicarakannya, karena ada sebuah peristiwa, agenda, kejadian atau apalah namanya…….yaitu Valentine Day. Sebuah hari yang katanya jatuh pada tanggal 14 Februari ini disebutkan sebagai hari Kasih Sayang. Makanya peristiwa ini banyak membuat sibuk para kawula muda.

Sebenarnya saya sendiri tidak tau asal cerita dari “Valentine Day” ini, bahkan saya sendiri pun tidak berminat untuk mencari tau…. memang ada beberapa literatur yang mengisahkan asal muasal Valentine Day tersebut. Tapi menurut saya literatur tersebut kurang dapat diterima. Cobalah tanya kepada para orang-orang disekitar kita terutama anak-anak muda yang selalu merayakan hari tersebut..saya rasa merekapun tidaklah dapat menjawab dengan memuaskan. Jikalau hari ini adalah sebuah peristiwa penting untuk diperingati pastilah di kalender akan dibuat berwarna “merah”. Seperti satu hari lagi peristiwa penting dibulan Februari ini yaitu Hari Raya Imlek.

Yang jelas bahwa peristiwa ini adalah bukan berasal dari budaya Indonesia. Tapi arus informasi yang tiada batas, budaya ini menjadi sebuah budaya yang dengan mudah diikuti oleh masyarakat kita.

Kalau diamati, para muda-mudi yang merayakannya sibuk menyiapkan diri dengan berbagai hadiah yang akan diberikan kepada pasangan masing-masing, dan biasanya hadiah yang diberikan adalah cokelat dan bunga. Okelah…kalau hanya sekedar memberi hadiah sebagai tanda sayang, saya rasa tidaklah menjadi persoalan.

Tapi di tahun-tahun terakhir ini rasa mencurahkan rasa kasih dan sayang kepada pasangan ini telah berubah. Cobalah kita lihat dan dengar pemberitaan yang ada. Bentuk perayaan hari kasih sayang ini telah dan bahkan terjerumus dalam bentuk yang sangat dilarang oleh budaya dan agama yang ada di Indonesia. Valentine Day dirayakan dengan melakukan hubungan sex bebas, tanpa ikatan pernikahan. Hal yang satu ini tentu saja bisa merusak generasi bangsa ini.

Entahah bagaimana caranya memberikan pencerahan kepada para generasi muda bangsa ini untuk menghindari budaya yang tidak tepat ini. Tapi sebagai orang tua hendaknya kita mulai memberikan pencerahan kepada anak-anak kita masing-masing di rumah bahwa ini bukanlah budaya kita sebagai orang Indonesia dan beragama.

Ayo……Selamatkan generasi muda Indonesia..

Iklan

Penulis: awidiyar

Setiap hari berkutat dengan komputer, gadget dan internet. Berminat berbagi dan bekerja sama dengan siapa saja yang memiliki minat yang sama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s