Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Mohon Maaf lahir dan batin


Alhamdulillah, akhirnya bisa menyempatkan waktu untuk menulis lagi. Dalam suasana sejuk 2 hari terakhir ini cukup membuat hati senang. Ya..diakhir bulan ramadhan 1436 H ini, kota tercinta Prabumulih diguyur hujan. Rasanya pasti banyak yang mengharapkan hujan ini turun, karena sejak awal puasa Ramadhan tahun ini hujan tidak pernah turun karena bertepatan dengan musim kemarau.

Hari ini tak terasa sudah hari ke 27 menjalankan ibadah puasa, Insha Allah 2 atau 3 hari lagi akan datang hari kemenangan. Mudah-mudahan saja hari raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari yang sama tidak ada perbedaan. Seperti awal Ramadhan kemaren. Idul Fitri…..dimana kita semua kembali suci seperti bayi yang baru dilahirkan. Itupun kalau kita ibadah puasanya baik ya…!! Tapi mudah-mudahan ibadah puasa kita tahun ini diterima oleh Allah SWT.

Menjelang hari raya Idul Fitri ini, kembali terlihat suasana yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Suasana di Mesjid yang semakin sepi, coba lihat barisan orang sholat isya dan tarawih semakin maju, apalagi waktu sholat yang lainnya, tidak seramai seperti diawal bulan ramadhan. Mau cari tempat saja sulit didalam mesjid karena penuhnya jemaah. Banyak alasan yang bisa kita dengar dan kita lihat, antara lain karena sudah capek, lesu dan tidak sempat. Padahal seharusnya ibadah diakhir-akhir ramadhan itulah yang harus lebih ditingkatkan.

Suasana jalan semakin padat dengan kegiatan mudik yang dilakukan sebagian besar rekan-rekan kita. Kalau di kota kita Prabumulih, mungkin rekan-rekan sudah melihat bahkan bertemu dengan sahabat-sahabat yang pulang kampung.

Di pasar, suasananya tidak jauh berbeda, semakin ramai dan padat. Saya yang beberapa kali mengantar istri berbelanja keperluan, mau cari tempat parkir kendaraan saja susah, apalagi suasana di dalam pasar, kata istri saya,” mau lewat saja susah”, saking banyaknya penjual dan pembeli yang memenuhi pasar.

Walaupun kondisi ekonomi yang kurang mendukung untuk tahun ini, dikarenakan daya beli sedikit menurun dan harga-harga kebutuhan pokok naik, tapi rasanya hal ini tidak mengurangi niatan belanja. Katanya, kurang afdol kalau lebaran tidak pake baju baru, tidak ada ketupat, tidak ada opor ayam, tidak ada rendang, tidak ada kue.

Selamat mudik untuk rekan-rekan yang mudik, hati-hati di jalan. Selamat belanja untuk ibu-ibu, hati-hati kecopetan di pasar. Akhirnya…..mari kita berdoa bersama semoga kita bertemu kembali dengan bulan Ramadhan tahun depan.

Selamat hari raya Idul Fitri 1436 H, Mohon Maaf lahir dan bathin.

Iklan

Penulis: awidiyar

Setiap hari berkutat dengan komputer, gadget dan internet. Berminat berbagi dan bekerja sama dengan siapa saja yang memiliki minat yang sama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s