Mengukur Peluang Juara Rara di LIDA 2018


Sekedar melanjutkan tulisan terdahulu dari rekan saya Akhmad Mutizar, Ph.D, kali ini mari kita bersama-sama mengukur, menebak, atau apapun istilahnya peluang untuk Rara menjadi juara di konstes Liga Dangdut yang selama satu bulan lebih ini menyita perhatian kita di Sumatera Selatan dan khususnya kita yang berdomisi di kota Prabumulih.

Seperti yang sudah disampaikan pada tulisan terdahulu, bahwa Rara adalah sosok yang secara kasat mata memiliki bakat atau talenta. Hal ini terlihat dari penampilan Rara dari awal penyisihan sampai dengan penampilan terakhir di empat besar. Berbagai jenis atau genre lagu mulai dari pop, jazz, dll yang bawakan selalu memukau penonton dan dewan dangdut. Ditambah lagi beberapa kali Rara mampu menampilkan talenta yang lain dalam seni dengan apik dan memukau. Anggota dewan dangdut sering memberikan Standing Applous setiap Rara tampil, Bahkan – Nazar- tak segan-segan naik keatas meja mengekspresikan kekagumannya pada penampilan Rara.

Melihat keadaan ini tanpa mengenyampingkan kemampuan dua kontestan lainnya Arif dan Selfi, serta ditambah faktor-faktor non teknis lainnya, saya yakin kita semua dan para pemirsa Indosiar yang melihat dari awal penampilan Rara memang layak untuk menjadi juara di kontes kali ini. Namun sebagaimana banyak kita bicarakan di grup-grup WA, dikantor, dirumah atau dimana saja, ada titik penting yang bisa membawa Rara menjadi juara yaitu jumlah dukungan melalui SMS dan Polling di aplikasi bukalapak.

Dukungan melalui sms dan polling di aplikasi bukalapak telah terbukti beberapa kali membawa Rara meraih persentasi tertinggi dan berhak mendapatkan hadiah uang lima juta rupiah. Tapi mulai di tahapan enam besar dukungan melalui sms dan polling bukalapak mulai semakin sengit. Kita semua mulai sedikit kewalahan dan cemas karena rasanya sulit sekali untuk menempatkan Rara di posisi teratas. Padahal kita semua merasa bahwa sudah banyak mengirimkan sms dan memberikan pilihan untuk Rara di polling bukalapak. Terakahir yang paling mencemaskan adalah di babak empat besar kemaren Rara hanya menempati posisi ketiga dengan persentase dukungan hanya 22,41%.

img-20180426-wa00051316246387.jpg

Mengulas sedikit terhadap cara dukungan pemirsa dan kita semua di babak empat besar kemarin yang menggunakan aplikasi kloning bukalapak dan aplikasi crazy sms, menurut saya pribadi hal ini sebenarnya tidak layak dilakukan. Saya juga heran dari mana rekan-rekan mendapatkan pesan agar menggunakan dan menyebarkan kepada yang lain kedua aplikasi ini ?

Dari niatnya saja sudah tidak dibenarkan, menggunakan cara-cara yang tidak normal untuk memberikan dukungan. Saya sudah memberikan sedikit analisa kepada rekan saya Wiryadi terhadap penggunaan kedua aplikasi tersebut. Kedua aplikasi tersebut dibuat untuk system operasi android yang digunakan untuk mengirimkan banyak pesan yang biasanya akan dibaca sebagai spam (pesan sampah). Dan biasa gunakan untuk menyebar iklan marketing. Maka tinggalkan cara-cara yang tidak benar ini untuk memberikan dukungan kepada Rara…toh sejak awal kita sudah secara iklas mengirimkan sms dan polling di bukalapak.

Kembali ke peluang Rara untuk menjadi juara, seberapa besarkah ?

Pertama mari kita lihat dan cermati dukungan dan peluang dua kontestan pesaing Rara yaitu Arif dan Selfi. Di babak empat besar kemaren kita bisa lihat bersama bagaimana besar dan semangatnya para pendukung kedua kontestan inj. Di Sumatera Barat acara nonton bareng diadakan di universitas negeri Padang dan dihadiri oleh segenap masyarakat Kota Padang. Gegap gempita acara nonton bareng itu terlihat. Demikian juga acara nonton bareng di kabupaten Sopeng yang dihadiri oleh ribuan pendukung Selfi. Ucapan semangat begitu terasa dan menggema.

Melihat besarnya dukungan kepada kedua kontestan pesaing Rara tersebut marilah kita anggap semua itu pelecut bagi kita semua di Sumatera Selatan untuk memberikan dukungan dengan sungguh-sungguh dan all out. Mari kita kerahkan seluruh kemampuan, baik materi dan non materi, koneksi serta jalur-jalur komunikasi yang ada dengan tetap mengedepankan sportifitas.

Secara pribadi saya tetap percaya peluang itu masih sangat besar. Saya sangat yakin dan sangat percaya kita semua masih akan memberikan dukungan melalui sms dan polling bukalapak. Apalagi sekarang dukungan terhadap Rara tidak terbatas lagi dari kita saja yang berdomisili di kota Prabumulih. Dukungan itu sudah datang dari segala penjuru propinsi Sumatera Selatan bahkan dari luar Sumatera Selatan. Bahkan Gubernur Sumatera Selatan sendiri sudah mengeluarkan surat edaran agar mendukung Rara. Ditambah lagi dengan orang-orang yang secara ikhlas menjadi “tim sukses” dadakan untuk membantu memenangkan Rara.

Namun saya setuju dengan pendapat rekan Mutizar melalui obrolan di grup WA kemaren…untuk mengalahkan utusan dari Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat ini sepertinya harus dibawa ke nuansa politik sedikit. Hal ini berkaitan dengan diperlukan banyaknya dana yang digunakan untuk membeli pulsa dan paket internet untuk memberikan dukungan. Kenapa hal ini diperlukan ? karena kalau hanya mengharapkan dukungan sms dan polling dari kita-kita yang rakyat jelata ini yang banyak keterbatasan pastilah tidak wahh gaunngya dan progressnya…hal berbeda akan terjadi bila dukungan ini datang dari banyak perusahaan dan para pengusaha. Mengintip grup-grup diskusi di media sosial hal ini sepertinya juga dilakukan oleh dua kontestan lainya Arif dan Selfi.

Sampai saat ini saya tidak tau dibabak final nanti bagaimana cara menentukan pemenangnya, apakah tetap dengan perolehan sms dan polling tertinggi atau ditentukan oleh dewan dangdut. Atau dengan kombinasi keduanya ditentukan oleh perolehan sms tertinggi dan juga ditentukan oleh dewan dangdut.

Tetaplah kita semua yakin dengan cara memberikan dukungan dengan cara yang benar dan ikhlas serta kita semua berdoa kepada Allah SWT agar Rara tetap dapat memberikan penampilan terbaiknya dan kita semua diberikan rahmatnya agar tetap bisa memberikan dukungan yang terbaik. Amiin.

Penulis : A. Widiyar  (Admin widiyar.wordpress.com), blogger, Alumni SMANSAPRA ’95.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.