Artikel Pertama di Babe


Setelah mencoba mengirim tujuh tulisan dengan kategori islam, kesehatan, unik, beauty, hiburan, dua diantaranya langsung ditolak karena alasan sudah pernah diterbitkan di media lain, akhirnya sebuah tulisan di kategori beauty diterbitkan oleh babe.news.

Setelah ditelaah tulisan  yang awalnya dikirim dengan judul 10 perawatan kecantikan menjijikan, siapa berani coba ? mengapa disetujui oleh pihak babe.news untuk diterbitkan antara lain adalah bahwa tulisan ini memang layak untuk ditayangkan. Pertama tulisan ini lolos dari tindakan plagiat alias copy paste, kedua dilihat dari judul memang menarik untuk dilihat. Ketiga setelah sedikit diedit judulnya menjadi Mandi Belut dan 4 Perawatan kecantikan yang menjijikan, siapa berani coba ? dengan tampilan gambar banner kumpulan anak belut di telapak tangan, menambah penasaran artikel ini untuk dilihat.

Sebagai percobaan dan ketentuan dari pihak babe bahwa artikel tersbut harus mendapat seratus view dalam tujuh hari kedepan, saya mencoba mengshare artikel ini di berbagai media sosial saya, tanggapan yang saya perolehpun beragam. Ada yang mengapresiasi, tapi ada juga yang geli dan merasa jijik terutama yang wanita dengan gambar banner yang ditampilkan di bagian atas artikel tersebut.

Dari artikel ini saya mendapatkan bahwa untuk menjadi penulis ataupun blogger yang baik membutuhkan sebuah pengetahuan, teknik, dan keunikan tersendiri. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi.. yang belum lihat artikelnya silahkan kunjungi Mandi Belut dan 4 Perawatan Kecantikan yang menjijikan.

Hobby Menulis ? Ini caranya biar dapat bayaran


Hallo..apa kabar rekan-rekan semuanya ? semoga tetap dalam keadaan sehat dan bahagia selalu..

Kali ini saya akan berbagi informasi bagi rekan-rekan yang memiliki keahlian dan hobby menulis. Yuk disimak..

Untuk kalian yang memiliki keahlian ataupun hobby menulis sekarang ada tempat menyalurkan hobby tersebut. Kalau selama ini hobby kalian tersebut hanya dicurahkan diatas kertas, kali ini tulisan kalian dapat dibagi dengan khalayak ramai. Selain itu kalian akan mendapatkan bayaran untuk tulisan yang kalian terbitkan. Bagaimana caranya ?

Gampang saja…silahkan kalian bergabung di sini https://nulis.babe.news. Cara bergabungnya mudah banget, silahkan mendaftar menggunakan email kalian masing-masing atau dengan akun facebook dan Google+ kalian. Lengkapi form pendaftaran dengan benar, terutama email dan nomor handphone.

Setelah pendaftaran berhasil silahkan login untuk masuk ke dalam dashboard babe.  Silahkan lengkapi nomor rekeningmu untuk pembayaran dari artikel yang berhasil kalian terbitkan.

Setelah itu kalian dapat menulis artikel dengan persayaratan :

  • artikel tidak boleh menampilkan gambar vulgar
  • artikel tidak boleh mengandung isu SARA yang dapat memicu konflik
  • Yang paling penting artikel kalian adalah tidak boleh menjiplak hasil karya orang lain (copy paste) dan artikel belum pernah diterbitkan dimana pun.

Kategori artikel yang dapat kalian tulis adalah seks, humor, islam, beauty, bola, kesehatan, otomotif, kuliner, unik dan hiburan.

Apabila artikel kalian memenuhi syarat diatas maka akan diterbitkan oleh babe dan bersiaplah untuk menerima transfer pembayaran ke rekening kalian.

Tertarik…silahkan dicoba di http://nulis.babe.news , trus jangan lupa bagikan informasi ini ke rekan-rekan yang lain ya…

 

Sebuah Cerpen Pengingat.


​*🌾Bulir Ibrah dan Hikmah🌾*
Dinukil dan diselia dari *”Shalat”*

Hafizh M. Noor Esa, 17 Oktober 2016

https://goo.gl/PKAbM9
***

_“Aa, Abang, Kaka. Masuk kamar!”_ suara Ayah tegas dengan nada dan volume cukup tinggi namun bermimik wajah lembut.

Ada apa gerangan? Ayah hampir tidak pernah sekeras ini saat berbicara. Terakhir ia berucap keras, itupun tidak sekeras orang-orang di sekitar rumahku yang gemar sekali bertengkar untuk mempersoalkan hal sepele, sekitar 3 bulan lalu saat Ayah beradu mulut dengan Ibu yang berujung perginya Ibu dari rumah. Meninggalkan 3 orang anaknya yang menangis tak berdaya. Dan kembalinya Ibu setelah seminggu lamanya pergi menghadirkan keharuan dan ucapan maaf dari Ayah.

Kami bertiga masuk ke kamar, menuruti perintah Ayah dengan kepala tertunduk. Peluh masih membasahi sekujur punggung, kami baru pulang bermain bola di kampung sebelah saat adzan Isya telah berkumandang. Memang kami terlalu larut bermain.

Kamar itu sebenarnya sebuah garasi yang disulap menjadi tempat tidur bersama dan ruang serbaguna dengan penerangan lampu seadanya. Aa bersila diantara aku dan Kaka yang juga ikut bersila. Kami sering disebut ‘Tiga Serangkai’ oleh tetangga karena selalu bertiga kemana-mana. Ayah pun bersila di hadapan kami. Wajahnya mempertontonkan kekecewaan yang semakin membuat kami ciut.

_“Kenapa pulang selarut ini?”_ Ayah mulai menginterogasi kami.

Aa sebagai kakak lelaki pertama memposisikan diri sebagai juru bicara dan mulai berkilah panjang tentang alasan kenapa pulang larut malam. Mulai dari sendal Kaka yang hilang sebelah karena dijahili anak kampung sebelah hingga diajak main Playstation setelah main bola oleh Dodi, tetangga sekaligus teman karib kami bertiga. 

_“Sudah shalat maghrib?”_

Sebuah pertanyaan yang mencekat. Aa diam membeku. Apalagi aku, Apalagi Kaka yang paling muda. Kami betul-betul lupa waktu saat itu. Hanya menundukkan kepala yang bisa kami lakukan. Mungkin karena ini wajah ayah begitu kecewa.

_“Bu, tolong matikan lampu”,_ suara Ayah lembut kepada Ibu.

Ibu yang semenjak awal ternyata mendengarkan di balik pintu kemudian masuk dan mematikan lampu lalu duduk di samping Ayah. Kamar seketika gelap gulita.

_“Apa yang bisa kamu lihat sekarang?”_

Hening.

_“Semua gelap. Lihat sekeliling kamu, hanya ada hitam. Tapi ulurkan tanganmu ke kanan dan ke kiri. Kamu akan merasakan genggaman tangan saudaramu dan Ayah Ibu.”_

Kami saling menggenggam.

_“Tapi tidak lagi saat nanti di alam kubur. Karena kamu akan sendirian dalam kegelapan. Tidak ada saudaramu. Tidak ada Ayah Ibu. Hanya sendiri. Sendiri dalam kegelapan dan kesunyian.”_

Aku tercekat. Semua terdiam. Genggaman tangan di kanan kiriku mengerat. Lalu terdengar suara korek api kayu dinyalakan, sesaat tergambar wajah Ayah, Ibu, Aa, dan Kaka akibat kilatan cahaya api pada korek yang dinyalakan Ayah. Semua berwajah sendu. Korek itu membakar sebuah benda yang menghasilkan bara berbau menyengat. Bau obat nyamuk.

_“Siapa yang berani menyentuh bara ini?”_ Suara Ayah masih mendominasi.

Semua diam. Masih diam.

_“Ini hanya bara. Bukan api neraka yang panasnya jutaan kali lipat api dunia. Maka masihkah kita berani meninggalkan shalat? Shalat yang akan menyelamatkan kita dari gelapnya alam kubur dan api neraka.”_

Terdengar suara isak tangis perempuan. Itu Ibu. Genggaman kami semua semakin menguat.

_“Tolong Ayah. Tolong Ibu. Ayah Ibu akan terbakar api neraka jika membiarkan kamu lalai dalam shalat. Aa, usiamu 14 tahun, paling dewasa di antara semua lelaki. Abang, 12 tahun. Kaka, 10 tahun. Bahkan Rasul memerintahkan untuk memukul jika meninggalkan shalat di usia 10 tahun. Apa Ayah perlu memukul kamu?”_

Suara isak tangis mulai terdengar dari hidung kami bertiga. Takut. Itu yang kurasakan. Kami semua saling mendekat. Mendekap, bukan lagi menggenggam.

_“Berjanjilah untuk tidak lagi meninggalkan shalat. Apapun keadaannya. Sekarang kita shalat Isya berjamaah. Dan kamu bertiga mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”_

Sebuah cerpen pengingat.

***

Usaha dan Berdakwah…


Assalamualaikum…apa kabar rekan-rekan semuanya…selamat bersenang-senang di akhir pekan ini…semoga semunya dalam keadaan sehat dan bahagia selalu…

Wah..sudah lama sekali rasanya blog ini tidak ada perubahan….ibarat sebuah barang yang diletakkan di luar ruang di musim hujan seperti sekarang…pasti sudah lumutan….

Hari ini saya dapat informasi baru yang saya rasa bermanfaat untuk rekan-rekan yang ingin memulai sebuah usaha dari rumah ditambah mendapatkan pahala dari Allah SWT.  Apa itu…?

Langsung saja ya…soalnya saya gak bisa berpanjang lebar seperti para motivator itu…rekan-rekan bisa mengujungi website ini..http://bit.ly/2lG1bU8 . atau mau lihat-lihat dulu silahkan klik Yuk Dilihat…Gratis dan Berhadiah.. Disini nanti dijelaskan secara detail.

Ini sekedar informasi ya…tidak dipaksa ya….yang berminat silahkan…jika tidak silahkan bagikan dengan rekan-rekan yang lain…siapa tau ada yang mau…

Kalau masih belum puas silahkan lihat lagi di sini.

Late Pos : Bangka Island “Disimpan di Blog Biar Gak Hilang”


# Bangka Island, December 18-21, 2016